Info Berita Terhangat - AI (17) pelajar salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di
Kota Bogor dibekuk petugas Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres
Bogor Kota. Pelajar kelas X jurusan otomotif itu ditangkap petugas
karena diduga telah memukul seorang guru, Armadi.
Armadi (35)
guru SMK PGRI 2 Bogor ini dipukul di Jalan Djuanda, depan Kampus Kimia
Analis Bogor, Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (28/11), saat hendak
membubarkan tawuran pelajar. Akibat pemukulan itu, Armadi menderita
memar di bagian kepala dan di telinga belakang.
"Saya pagi itu sedang bertugas memantau pelajar, kebetulan saya anggota Satgas Pelajar Kota Bogor," ujar Armadi, Jumat (29/11).
Menurutnya
saat itu di depan kampus Kimia Analis dia melihat banyak pelajar
berkumpul diduga mau tawuran. Kemudian Armadi mencoba membubarkan para
pelajar itu agar naik angkot untuk berangkat ke sekolahnya.
Tapi
saat diminta untuk bubar, salah seorang pelajar emosi dan langsung
memukul guru tersebut hingga terjatuh ke aspal saat bersamaan datang
pelajar lain ikut memukul korban.
Kepala Unit Perlindungan
Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bogor Kota Iptu Ika Shanti
menjelaskan, pelaku akan dijerat dengan pasal 170 KUHP dan atau 351 KUHP
tentang tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan.
"Pelaku mengaku terpancing emosi dengan sikap korban yang arogan saat membubarkan tawuran," katanya.
Meski
demikian hal tersebut, menurutnya tidak dibenarkan, apalagi yang
dipukulnya adalah seorang guru. "Selain memeriksa pelaku, kami juga
telah memintai keterangan empat orang saksi yang berstatus pelajar yang
saat itu terlibat tawuran," paparnya
No comments:
Post a Comment